marketing

Jumat, 05 Oktober 2012

Pentingnya Strategi yang Jelas


Pembuatan strategi sering kali dilakukan dengan cara yang terlalu berlebihan dan rumit. Sebenarnya, strategi adalah tentang memahami posisi saat ini, kemana akan menuju, dan bagaimana mau menuju ke sana. Strategi melibatkan piliham-pilihan sulit dalam tiga hal: siapa yang ditargetkan sebagai pelanggan, produk apa yang akan ditawarkan, dan bagaimana mengimplementasikan strategi secara efisien. Penyebab kegagalan yang paling umum terjadi adalah ketidakmampuan untuk memperjelas pilihan dalam ketiga area ini.
Pentingnya memperjelas pilihan dalam tiga elemen strategi, siapa yang menjadi target, apa yang akan di tawarkan, dan cara terbaik untuk mengimplimentasikannya dan semua ini diperlihatkan sangat baik oleh Nespresso, sebuah mesin espresso yang mudah digunakan yang diproduksi oleh perusahaan raksasa Swiss, yakni Nestle.
Berikut penerapan untuk memastikan pembuatan strategi yang sukses dari buku 100 ide bisnis terhebat:
1. Buatlah pilihan-pilihan yang berbeda dan bermakna
Kombinasikan pilihan-pilihan ini kedalam sebuah sistem aktivitas yang saling bersesuain. Kesalahan yang sering dilakukan membuat pilihan tetap terbuka, memungkinkan orang untuk mengabaikan pilihan, sebuah pendekatan untuk mencapai pertumbuhan dengan memaksa orang untuk mengabaikan strategi bisnis yang terlalu mengekang, serta ketidak mampuan untuk melakukan analisis.
2. Raihlah komitmen emosional orang terhadap organisasi
Strategi apapun akan gagal jika orang tidak berkomitmen secara emosional kepada kesuksesan.
3. Pahami pentingnya nilai dan intensif
Kultur dan nilai, pengukuran dan intensif, struktur, semuanya menentukan sebuah organisasi. Maka dengan mempengaruhi perilaku dapat mempengaruhi sebuah kesuksesan strategi
4. Ketahuilah bahwa memahami tidak sama dengan berkomunikasi
Jelaskan mengapa strategi ini penting bagi oraganisasi dan individu
5. Jangan mengabaikan kesenjangan antara mengetahui dan melakukan
Individu cenderung melakukan hal-hal yang urgen, dan bukan yang penting.
6. Jangan berasumsi strategi hanya dapat dibuat oleh orang-orang “atas”
Ide dapat datang dari siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.
7. Ciptakan sebuah posisi strategi yang unik untuk perusahaan
Biasanya kalau yang unik itu dicari oleh konsumen, jadi cari strategi yang lain dari yang lain.
8. Pertahankan agar strategi tetap fleksibel
Ide memilki masa berlaku. Lakukanlah penilaian ulang secara terus-menerus terhadap jawaban dari pertanyaan. “siapa, apa, dan bagaimana.”
Dalam setiap industri, terdapat beberapa posisi yang dapat dikuasai oleh para pebisnis. Esensi strategi adalah memilih suatu posisi yang akan di klaim sebagai milik usaha. Jika hal ini tercapai, bisnis tersebut dapat bertahan dengan posisi strategis yang unik.
sumber:marketing.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar